Dalam hal kekerabatan,kelompok kekerabatan suku bangsa Batak berdiam di
daerah pedesaan yang disebut Huta atau Kuta menurut istilah Karo.
Biasanya satu Huta didiami oleh keluarga dari satu marga.Ada pula
kelompok kerabat yang disebut marga taneh yaitu kelompok pariteral
keturunan pendiri dari Kuta. Marga tersebut terikat oleh simbol-simbol
tertentu misalnya nama marga. Klen kecil tadi merupakan kerabat
patrilineal yang masih berdiam dalam satu kawasan. Sebaliknya klen besar
yang anggotanya sdah banyak hidup tersebar sehingga tidak saling kenal
tetapi mereka dapat mengenali anggotanya melalui nama marga yang selalu
disertakan dibelakang nama kecilnya, Stratifikasi sosial orang Batak
didasarkan pada empat prinsip yaitu : (a) perbedaan tigkat umur, (b)
perbedaan pangkat dan jabatan, (c) perbedaan sifat keaslian dan (d)
status kawin.
Budaya ini masih ada hingga sekarang terkait kekerabatan antar marga,fungsi dari budaya ini ialah agar adanya ikatan tali persaudaran antar suku atau marga,sehingga marga batak tetap berlangsung terus menerus tidak hilang oleh zaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar